Kamis, 10 Februari 2011

Selasa, November 11, 2008

Mobil Classic

Semakin Tua Makin Asyik

Semakin klasik semakin mahal harganya dan tentunya semakin diburu. Itulah nilai jual mobil kuno. Kelangkaan dan keindahan yang ia miliki punya daya tarik sendiri.

MEMANG sulit merawat mobil kuno, usia yang senja membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Bagi pecinta mobil kuno, hal seperti ini dianggap hal yang mengasyikan dan menantang. Semakin sulit membenahi mobil semakin bergairah mereka merenovasinya. Untuk onderdil, kolektor hares rajin pula pergi ke bursa-bursa mobil kuno.

Demi mendapatkan mobil kuno penggemar otomotif rela mengeluarkan uang jutaan rupiah, seperti yang dilakukan oleh Gunawan Tjandra misalnya. Kecintaannya terhadap mobil kuno
dimulai semenjak kuliah di Sounthern Alberta Institut of Technology di Kanada.

Mobil kuno pertama yang dimilikinya adalah Impala Cabriolet empat pintu yang dibelinya tahun 1996. Selang beberapa tahun kemudian bos PT. Fima Glass ini langsung memiliki ratusan mobil kuno. Secara bergiliran mobil-mobil tersebut is pajang di Museum Mobil Sentul. Berikut ini ulasan mengenai beberapa mobil kuno.

AUSTIN SEVEN
Keperkasaan Kereta Kuda
Mobil produksi Inggris ini dibuat bukan untuk kaum bangsawan. Pada zaman penjajahan Belanda, Austin Seven sempat menjadi salah sate sarana tranportasi pejuang. Mobil ini dirancang oleh seorang juru gambar Stanley Edge di rumah Herbert Austin. Ide pembuatan mobil diperoleh ketika melihat meja billiar yang ada di garasi rumah Austin. Maka Austin Seven hanya seukuran meja billiar.

Layaknya mobil kuno lainnya, body mobil ciptaan Herbert Austin ini seperti kereta kuda. Panjangnya sekitar 310 cm dan lebar 135 cm. Jendela terbuka lebar tanpa penutup kaca. Desain belakang body rata dan ban cadangan menyatu. Kalau dicermati secara mendalam,
desain interior kurang mengandung estetika, ini terlihat dari jok depan yang terbuat dari bahan karet berlapis vinil, dan tidak dapat dimajukan maupun dimundurkan.

Mobil negeri King Arhtur ini menggunakan mesin 4 silinder, 747 Dan segi pengapian mesin Austin Seven menggunakan platina dan koil. Untuk menghidupkan mesin, Austin Seven menggunakan cara engkol. Dibutuhkan keahlian sendiri untuk menghidupkannya.
Salah enghol tangan bisa terpukul balik oleh tuas pengengkolnya.

Tidak seperti mobil lain, perjalanan mobil Austin Seven tidak begitu panjang, hanya 17 tahun. Produksi pertama tahun 1922 dan terakhir tahun 1939. Walau bangkit di era industrialisasi Eropa, tapi Austin Seven tetap tidak bisa bertahan lama..

FORD T & A Legenda Raja Motor
Kejayaan Ford Motor Company memang masih berlangsung hingga sekarang. Keberadaannya masih diperhitungkan oleh industri otomotif lainnya. Ford pertama kali memproduksi mobil sekitar tahun 1908 dengan model 1.
Selang beberapa tahun, Ford meluncurkan Ford model A, yang bentuknya lebih bagus namun kesan kereta kuda masih menonjol. Kesan klasik juga menonjol pada spark board yang
terpisah dan lengkung. Bagian depan terdapat head lamp bulat ukuran 8 inci.
Untuk interior, mobil ini dilengkapi satu jok memanjang yang bisa didukuki tiga orang. Begitu juga dengan jok belakang. Sesuai dengan teknologi di zaman itu, starter tidak
terletak di atas tetapi di bawah lantai, untuk menghidupkan mobil pengemudi tinggal menginjak starter dengan kaki. Begitu juga dengan rem masih menggunakan tali baja, mirip dengan rem sepeda motor.
Dari segi mesin, Ford model A menggunakan mesin 4 silinder, 900 cc. Untuk memasukan bahan bakar mesin masih menggunakan karburator. Pada bagian suspensi, mobil ini masih menggunakan suspensi per pikul.

BUICK- 8
Kesukaan Bung Karno
Ada beberapa mobil yang disenangi oleh mantan orang nomor satu di Indonesia, Bung Karno. Di
Lincoln Landaulette (Limosincabrio), Crysler Imperial dan Buik-8. Pada masa kemerdekaan, Buick-8 adalah kendaraan pertama yang digunakan Bung Karno. Presiden pertama Indonesia itu senang mengendari mobil ini karena bentuknya yang elegan, kokoh, mampu menempuh medan jauh dan nyaman dikendarai.

Dari segi sejarah pembuatan, Buick-8 adalah tipe limited-8, yang diproduksi tahun 1939 dengan kapasitas mesin 5247 cc. Dari desain body mobil ini cukup unik, antara pengemudi dan penumpang dipisahkan oleh sebuah kaca yang dapat dibuka. Jika tidak mau menggunakan kaca pembatas pengemudi tinggal memutar was pembuka.

Kisah mobil ini cukup menarik. Mobil ini ditemukan tahun 1945 di belakang Departemen Perhubungan oleh Sudiro, ketua Barisan Banteng, masa itu Indonesia masih dibawah penjajahan Jepang. Berhubung Sudiro memang paham bidang otomotif, ia langsung mendekati sang supir, membujuk agar dijual. Tanpa makan waktu lama Sudiro berhasil membeli dan membawa Buick-8 pulang. Lalu ia persembahkan kepada Presiden Sokemo, dan akhirnya dijadikan kendaraan dinas Presiden dengan nomor polisi R-1.

FLAT 1100D
Hai I Am Fiat
Jika Anda seorang penggemar kendaraan kuno Anda pasti tahu kepanjangan Fiat, Fabbrica Italiana Automobil Torino. Seiring dengan perusahaan otomotif Eropa lainnya, Fiat mulai produksi tahun 1899. Mengikuti perkembangan waktu Fiat melakukan perubahan clan menyesuaikan din dengan pasar, salah satunya Fiat tipe 1100D.

Fiat tipe ini mulai diperkenalkan kepada masyarakat umum sekitar tahun 1948 di Milan International Motor Show Pada waktu itu Fiat mengeluarkan dua jenis mobil, pertama Fiat 1100D, tipe empat pintu, dan Fiat 110013, tipe dua pintu. Kedua mobil ini menggunakan bahan dan baja. Jadi keperkasaan Fiat 1100D dan 1100B ini tak perlu diragukan lagi. Fiat 1100D sempat masuk ke Indonesia, di Indonesia mobil ini dikenal dengan nama mobil honde.

JAGUAR MK 4 ROADSTER Kereta
Bangsawan Berjiwa Sporty
Di bidang otomotif, Eropa dikenal sebagai penghasil mobil premium class. Salah satunya dalah dibuktikan Inggris. Melalui Jaguar Inggris memperkenalkan mobil-mobil kelas atas. Pabrik Jaguar dirikan oleh bangsawan Inggris tahun 1925, tujuannya adalah memuaskan selera kaum bangsawan. Sama seperti Ford, keluaran pertama mobil Jaguar bodynya seperti kereta kuda.

Usianya yang panjang semakin memposisikan Jaguar sebagai mobil kelas atas. Berbagai jenis mobil telah ia produksi. Di antaranya Jaguar tipe MK 4 Roadster. Di tahun 1948 kendaraan ini sempat populer dikalangan bangsawan pecinta olahraga karena karakter sport-nya.

Ruangan kabin sangat menonjolkan nuansa sporty. Jok yang terbuat dari karet busa, sangat lembut diduduki. Tidak itu saja, tapi juga adpat naik-turun dan maju-mundur sehingga memberikan kemudahan pengemudi untuk mengatur sesuai dengan postur tubuh. Untuk eksterior, mobil ini terkesan sederhana. Body tebruat dari lembaran pelat besi, lampu depan bulat menonjol seperti mata kucing. Sedangkan kaca depan dibuat rata dengan bentuk empat perseegi panjang.

Untuk melengkapi jika sport, Jaguar MK 4 dilengkapi dengan mesin 6 silinder, 3500 cc, dengan kecepatan 185 km/jam. Mobil ini juga menggunakan dua buah karburator model konvensional.

VOLVO OV4
Goresan tangan Gustaf Larson
Berkat ketabahannya, Gustaf Larson (1924) berhasil menyelesaikan Volvo OV4, OV4 berasal dari kata Oppen-Vagn (bahasa Swedia), yang berarti mobil beratap terbuka. Sedangkan Volvo sendiri diambil dari bahasa Skandinavia yang berarti "saya menggelinding".

Pada produksi pertamanya, mesin Volvi OV4 sudah memakai piston alumunium. Tidak itu saja menurut Gustaf OV4 mempunyai daya tahan yang tinggi. Namun demikian, pada saat uji coba sempat mengalami kesalahan karena sistem gigi yang terpasang terbalik dan berakibat mobil tidak bisa berjalan maju tetapi berjalan mundur.

Pada tahap berikutnya, Volvo mengeluarkan kendaraan baru yaitu PV4. Dengan cc mesin 1.944 mobil ini mampu melaju dalam kecepatan 90 km perjam. Walau sebagai pendatang baru, Volvo mampu bersaing dengan pemain lama. Melalui berbagai penelitian pasar dan pengembangan mesin, Volvo OV4 dan PV4 semakin mendapat tempat di pasar otomotif. Dan kini, Volvo menjadi industri otomotif terbesar di dunia.
(Sumber :Male Emporium)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar